Archive for the ‘Zen Hae’ Category

Tiga Kisah Pendek
August 22, 2010


Cerpen Zen Hae (Koran Tempo, 22 Agustus 2010)

1. Tu(k)an(g) Kebun

: M.H. Székely Lulofs

TUANKU, yang tua dalam kebakaannya, mendatangiku yang tengah tertidur di sebuah bangku batu panjang. Ia memakai seragam kontrolir dengan topi yang miring ke kanan. Serba-putih. Dengan ujung tongkat rotannya ia cutik pipiku, aku geragapan dan meraih ujungnya. “Apa kau bermimpi?” ia bertanya. “Ya. Tapi aku buta. Segala yang kuimpikan merah-hitam semata. Sosok-sosok mengabur seperti kerumunan lebah,” kataku. Lantas ia mendekatkan wajahnya ke wajahku dan menatap bulatan marmer putih di mataku. “Lantas bagaimana kau merawat taman ini?” ia bertanya lagi. “Aku merawatnya dengan cara membayangkannya,” kataku. (more…)

Advertisements

Mangkok Merah
May 30, 2010


Cerpen Zen Hae (Koran Tempo, 30 Mei 2010)

PERGURUAN Mangkok Merah sudah lama tamat. Tapi seseorang membangkitkannya pada suatu sore. Bermula di kantor polisi, dengan sedikit pendahuluan di stasiun.

Begitulah, pada Jumat, 8 Februari 2008, yang kelak dicatat sebagai hari berkabung stasiun kereta api Pintu Duabelas, pukul 16.53 waktu stasiun, ketika calon penumpang berkerumun dengan kegembiraan akhir pekan yang sedang berkecambah dan matahari laksana dicetak dengan warna pepaya matang, pintu ruangan kepala stasiun Triman Djoewir A.S. diketuk orang. Keras dan tidak sabaran. (more…)