Archive for the ‘Zaenal Radar T.’ Category

Hajar Aswad
August 21, 2016


Cerpen Zaenal Radar T (Media Indonesia, 21 Agustus 2016)

Hajar Aswad ilustrasi Pata Areadi

Hajar Aswad ilustrasi Pata Areadi

PEKERJAAN saya adalah merayu orang-orang yang berada di sekitar Kabah, terutama yang berwajah Asia dan mengerti bahasa Indonesia. Saya menawarkan, apakah mereka sudah mencium Hajar Aswad? Ini saya lakukan terutama kepada jemaah yang sedang sendirian. Jemaah yang sepertinya ingin sekali mencium dan mengelus batu hitam yang letaknya di pojokan bangunan Kabah, tapi mereka tidak sanggup atau belum dapat kesempatan. Tak mudah mendekati Hajar Aswad, apalagi mencium atau sekadar mengelusnya.

Siapa saja yang setuju dengan penawaran saya, dengan gerak refleks dan sejurus kode kepada teman-teman saya, maka kami langsung berupaya menggerakkan orang yang setuju dengan penawaran tadi. Saya dan teman-teman (sekitar empat atau lima orang) sudah hafal di luar kepala, bagaimana caranya agar orang yang meminta bantuan bisa mendekatkan tubuhnya mengarah ke sudut Hajar Aswad, sampai akhirnya dia mampu meraba-raba dan mencium batu hitam itu. (more…)

Advertisements

Markum Mengejar Lailatul Qadar
August 7, 2012


Cerpen Zaenal Radar T. (Republika, 5 Agustus 2012)

MARKUM yakin dan percaya, bahwa di dalam bulan Ramadhan ini ada sebuah malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan, yakni malam lailatul qadar. Seperti yang pernah ia dengar dari Ustad Sahroni, seorang ustad yang menjadi penceramah di masjidnya. (more…)

Air Keramat
January 4, 2011


Cerpen Zaenal Radar T. (Republika, 2 Januari 2011)

SEBUAH makam milik seseorang yang dianggap leluhur hendak dibongkar oleh orang-orang dari Dinas Pekerjaan Umum karena akan terkena proyek pembangunan jalan tol. Ketika makam digali, air muncrat dari sisi dalam tanah makam. Air itu terus mengalir tiada henti, seperti air pancuran yang keluar dari mata air pegunungan. Entah kenapa air itu menyembur begitu melimpah sehingga warga antre mengambilnya dan meyakini bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. (more…)

Kiblat
December 21, 2010


Cerpen Zaenal Radar T. (Republika, 19 Desember 2010)

SEJAK kabar tentang bergesernya arah kiblat beberapa derajat, masjid di kampungnya Markum tak lagi dikunjungi warga. Alasannya, mereka tidak mau shalat di masjid yang letak kiblatnya salah. Markum, pemuda yang dipercaya mengurus kebersihan masjid, mendatangi warga untuk shalat berjamaah di masjid. (more…)