Archive for the ‘Wawan Setiawan’ Category

Hujan di Ujung Bulan *
May 4, 2014


Cerpen Wawan Setiawan (Jawa Pos, 4 Mei 2014)

Hujan di Ujung Bulan ilustrasi Bagus

SEJAK siang perbukitan berhutan ini diguyur gerimis, pepohonannya menghablur. Kabutnya muncul di sana sini, tipis dan tebal, bergantian. Ada yang bisa ditembus, ada yang tak bisa ditembus. Tak seekor burung pun berkelebat. Agak jauh di utara masih terdengar deru kendaraan, setelah itu sayup. Lalu di bawah arah timur sana masih membentang separo tubuh danau, separonya lagi berselimut kabut, perahu-perahu membeku. Dan, dari salah satu tepiannya, kudengar lagu gamelan, kalau tak salah itu kreasi gong kebyar I Wayan Beratha, berjudul ”Hujan Teduh”. Nama itu kudapat dari teman semasa kuliah dulu, Ni Luh. ”Ya, sehabis hujan, teduh,“ katanya.  (more…)

Advertisements