Archive for the ‘Tjak S Parlan’ Category

Riwayat Beduk
June 1, 2014


Cerpen Tjak S Parlan (Republika, 01 Juni 2014)

Riwayat Beduk ilustrasi Rendra Purnama

Riwayat Beduk ilustrasi Rendra Purnama

Entah sejak kapan, suara beduk tidak lagi menarik di kota itu. Dulu, ketika kota itu masih peka menangkap suara-suara, suara beduk memiliki daya pikat tersendiri bagi banyak orang. Namun sekarang, kota itu lebih mudah meredam suara-suara dari masa silam.

Matsani termenung di beranda surau. Tangannya yang kisut menopang dagunya, seolah dagu itu sarat dengan beban dari janggut putihnya yang rimbun. Matanya memandang ke depan surau, suwung. Di tempat lain, suara-suara lebih ramai: sayup-sayup televisi di rumah tetangga, deru kendaraan di jalanan.

Halaman surau itu tak seluas dulu lagi. Semakin menyempit dari waktu ke waktu oleh rumah-rumah yang berdiri di sekitarnya. Dulu, di halaman itu sekelompok anak-anak sering bermain-main sambil menghafal surah-surah pendek. Mereka akan berhenti bermain setelah maghrib tiba. (more…)

Advertisements

Peristiwa Jumat
June 30, 2013


Cerpen Tjak S Parlan (Republika, 30 Juni 2013)

Peristiwa Jumat ilustrasi Rendra Purnama

SUDAH tiga kali Jumat aku tidak bisa berkunjung ke rumah nenek. Kukatakan pada ibu bahwa aku begitu sibuk. Jadi kukirimkan saja salamku lewat ibu, seraya menambahkan sebuah kesediaan: Jumat depan aku akan ke sana bersama ibu.

”Salam untuk yang lainnya ya, Bu,“ kataku di akhir pembicaraan.  (more…)