Archive for the ‘T Agus Khaidir’ Category

Singgah di Omerta
January 22, 2017


Cerpen T Agus Khaidir (Media Indonesia, 22 Januari 2017)

singgah-di-omerta-ilustrasi-pata-areadi-media-indonesia

Singgah di Omerta ilustrasi Pata Areadi/Media Indonesia

MEJA bar kayu di sudut ruangan masih sama. Juga meja-meja tamu yang disulap dari mesin jahit klasik. Kursi bersandaran besi padat berukir, rak-rak buku, etalase yang memajang suvenir otomotif, poster vintage Land Rover dan Vespa berbagai ukuran. Tak ada jejak mafia. Padahal nama kafe ini Omerta. The code of silence. Secara harfiah berarti gerakan tutup mulut, atau boleh jadi kesetiakawanan. Semacam perekat persaudaraan. Jangan harap ada wisky, vodka, atau brandy, bahkan sekadar bir pun tak tersedia di sini. Cuma kopi dan teh dalam berpuluh varian racikan.

“Selamat datang di Omerta!” (more…)

Advertisements

Ziarah Lebaran
July 27, 2014


Cerpen T Agus Khaidir (Media Indonesia, 27 Juli 2014)

Ziarah Lebaran ilustrasi Pata Areadi

DIK, maaf, sudah lama aku tak mengunjungimu. Apa kabarmu? Kapan kali terakhir aku datang ke sini, ya? Aku lupa. Kau? Entahlah, pastinya sudah lama sekali. Aku memang sangat sibuk. Sepanjang pekan, berhitung bulan, tak terasa sudah setahun. Mungkin lebih. Bahkan 24 jam sehari pun kadang-kadang terasa kurang.

Begitulah, pada akhirnya aku memang harus mewujudkan cita-citaku, Dik. Cita-cita yang dulu, yang setiap kali kuungkapkan, tak pernah kau sambut gembira. Kau bilang, untuk apa menyibukkan diri dengan perkara yang memusingkan, padahal hidup kita sudah tenang. Politik, menurutmu, hanya akan membuat tidur kita didatangi mimpi buruk. Waktu itu aku tertawa hingga terbahak-bahak. Sebab, kau terlalu naif. Dunia bukan sekadar tempat numpang lewat. Jika pun singgah di kedai, sungguh sayang kalau hanya bisa minum kopi. Hidup tenang bukan tolak ukur kebahagiaan. Kita tak bisa sepakat perihal pandangan ini. Tapi aku tahu bahwa kau sepenuhnya tahu, cita-cita ini sudah kupupuk jauh sebelum kita bertemu, dan kau juga tahu, aku bukan orang yang gampang menyerah. (more…)