Archive for the ‘Setia Naka Andrian’ Category

Bocah Pengulum Jempol
November 5, 2012


Cerpen Setia Naka Andrian (Suara Merdeka, 21 Oktober 2012)

SEANDAINYA itu permen, pasti ia akan menangis karena bisa habis. Namun itu jempol. Dikulum berjam-jam, berhari-hari hingga bertahun-tahun pun tak akan pernah kikis. Paling-paling hanya lumutan saja karena terlalu kerap dibasahi air liur. Begitulah, mengulum jempol yang selalu dia lakukan. (more…)

Advertisements