Archive for the ‘Rahmy Madina’ Category

Ular-ular Peliharaan Bapak
April 24, 2016


Cerpen Rahmy Madina (Suara Merdeka, 24 April 2016)

Ular-ular Peliharaan Bapak ilustrasi Hery Purnomo

Ular-ular Peliharaan Bapak ilustrasi Hery Purnomo

Sudah berulangkali kami meminta Bapak berhenti. Memelihara ular bukan pilihan yang tepat. Apalagi dalam jumlah banyak. Dipelihara sejak baru menetas pun, ular tetap buas dan licin. Kalau ular-ular itu lepas dari kandang, Bapak dan kami sekeluarga pasti bingung. Seekor ular sajalepas bisa bikin geger orang sekampung, bahkan lebih.Ular itu bisa menyelinap masuk ke kamar, ke laci meja, ke lemari baju, bahkan ke brankas Bapak.

“Jangan pelihara ular, Pak! Mereka licik. Bisa-bisa Bapak ketularan.” (more…)

Advertisements

Nasi Bungkus Istimewa
February 28, 2016


Cerpen Rahmy Madina (Suara Merdeka, 28 Februari 2016)

Nasi Bungkus Istimewa ilustrasi Putut Wahyu Widodo

Nasi Bungkus Istimewa ilustrasi Putut Wahyu Widodo

Aku tak tahu penyebab pasti kenapa Kakek tak kembali ke rumah kami, sehingga Nenek selalu termangu menatap ombak bergulung-gulung yang seakan tak punya lelah. Aku kerap memperhatikan Nenek dari balik kaca jendela yang kupastikan tetap bersih, meski kami tinggal di pesisir.

Nenek moyangku orang pelaut. Begitulah lagu yang dulu sering kunyanyikan di TK. Dan, aku satu-satunya anak yang paling bangga karena punya ayah dan kakek pelaut. Mereka berlayar mencari ikan, pulang ke darat untuk menjual ikan tangkapan ke pasar. Semua ibu teman-temanku akan membeli. (more…)