Archive for the ‘Qiyash’ Category

Ilusi
June 20, 2010


Cerpen Qiyash (Republika, 20 Juni 2010)

Ilusi ilustrasi Rendra

MALAM hari baginya neraka. Dosa tak penting lagi. Dalam kamus hidupnya, dosa itu adalah metamorfosis dari pahala. Tiada pahala tanpa dosa. Maka, beruntunglah pahala memiliki dosa di sampingnya. Tanpa pikir panjang, ia meraih tasnya. Berwarna merah mencolok. Ia memakai minidress ketat juga berwarna merah mencolok dan sepatu berhak lima sentimeter yang baru dibelinya di Pasar Sentral. Kakinya sudah menginjak pinggir kota. Kota yang penuh lampu-lampu ritmik. Dari gang sempit, bau dan pengap. Ia ngos-ngosan. Berlari dikejar bayangan. Bayangan itu antara nyata dan tidak. Ketika ia memperjelas tatapannya, bayangan itu tiba-tiba lenyap. Namun, bayangan itu sesekali muncul ketika matanya tak jaga. Wajahnya tak jelas. Hanya warna putih yang bisa tertangkap. (more…)

Advertisements