Archive for the ‘Novrizal’ Category

Surat Terakhir
December 21, 2011


Cerpen Novrizal (Republika, 18 Desember 2011)

DI malam yang hening, masih juga aku terusik dengan suara-suara hembusan napas yang megap-megap. Suaranya yang berat, seakan-akan tidak mampu untuk mengucapkan sebuah kalimat dengan sekali napas. Orang tua yang terkulai lemas itu memanggil dan memintaku untuk dibuatkan segelas kopi hangat. Yang tak kusuka, ketika dia memintaku untuk membeli tiga batang rokok di warung pada malam itu. Dia berusaha mencoba beranjak sendiri untuk membelinya dengan kondisi seperti itu apabila kuabaikan. Aku pikir itu tidak mungkin sebab berdiri saja dia tidak sanggup, apalagi berjalan. (more…)

Advertisements