Archive for the ‘Norman Erikson Pasaribu’ Category

Sepasang Sosok yang Menunggu
September 12, 2012


Cerpen Norman Erikson Pasaribu (Kompas, 9 September 2012)

KITA akan selalu seperti ini. Duduk bersandingan sambil berpegangan tangan. Kamu akan selalu menengok dan menatapku ketika tak ada orang. Sementara itu, bunyi ketukan tongkat kayu Jack akan selalu memenuhi tempat ini. Mengalir dari lantai, merambat melalui udara, masuk ke dalam tempat terdalam dari hidup kita. (more…)

Advertisements

Tiga Kata untuk Emilie Mielke Jr
June 27, 2010


Cerpen Norman Erikson Pasaribu (Suara Merdeka, 27 Juni 2010)

TIM medis memilih untuk mengatakan sebagai: “Ada gerimis di paru-paru ibumu.“ Tentu saja kemudian Emilie Mielke Jr, anak gadis sematawayangmu yang ber-IQ 200 itu, memilih tak percaya. Sebab untuk menciptakan gerimis, sudah seharusnya ada awan Kumulus, jelasnya kepada para perawat yang memberitahunya ketika mereka makan di kafetaria. Sementara segala yang disebut awan adalah air yang menguap lantaran panas matahari, katanya lagi. Dan di paru-parumu, dia yakin tidak ada matahari. Dia sungguh meyakini itu meski tak pernah mengubek-ubek dadamu—sedangkan dokter yang sudah melakukan itu, meragukannya. Namun, mengapa malam ini kau malah memilih mengatakan padanya bahwa ada badai di paru-parumu? (Gerimis saja dalam versinya adalah tidak mungkin, bagaimana bisa ada badai?) (more…)