Archive for the ‘Langgeng Prima Anggradinata’ Category

Ramalan
August 11, 2011


Cerpen Langgeng Prima Anggradinata (Koran Tempo, 7 Agustus 2011)

BABAK kedua. Lampu menyala dari dua arah: cahaya merah. Di wilayah lain, cahaya kuning bergaris. Cahaya itu bermula dari atas dan berakhir di tengah panggung. Di bagian depan panggung beberapa daun jendela melayang tanpa dinding. Juga beberapa pintu yang berdiri begitu saja. (more…)

Advertisements

Telepon
November 22, 2010


Cerpen Langgeng Prima Anggradinata (Koran Tempo, 21 November 2010)

1

SUDAH tujuh belas tahun saya tak bicara dengannya. Telepon itu tak pernah dia angkat. Saya terus meneleponnya tanpa sewaktu pun terlewatkan. Anggap saja saya gila.

Bayangkan, flat sesempit itu harus terganggu dengan bunyi telepon bertahun-tahun. Tak putus-putus. Sungguh dia si sombong. Benar-benar sombong. Tujuh belas tahun dia begitu keras kepala. (more…)