Archive for the ‘Herman RN’ Category

Gegasi dalam Cerita kakek
March 19, 2017


Cerpen Herman RN (Kompas, 19 Maret 2017)

Gegasi dalam Cerita Kakek ilustrasi Najib Amrullah - Kompas

Gegasi dalam Cerita Kakek ilustrasi Najib Amrullah/Kompas

ANAK kecil harus tidur cepat. Kalau tidak, nanti dimakan gegasi. Begitu kata kakekku saban malam.

“JADI kita tidak boleh keluar malam hari ya, Kek? Kalau aku mau lihat bola di langit, Kek? Bolanya terang sekali. Bola itu cuma ada malam hari, Kek. Boleh, Kek?” (more…)

Advertisements

Bungkusan
May 19, 2013


Cerpen Herman RN (Republika, 19 Mei 2013)

Bungkusan ilustrasi Rendra Purnama

SUNGGUH ramai mereka. Bersaf-saf jalan ke depan, belok ke samping, balik lagi ke belakang, dan ke depan lagi. Berulang-ulang seperti itu. Rombongan ini memanggul sesuatu di pundaknya, serupa bungkusan. Bungkusan yang dibungkus kain putih.

Aku belum tahu apa isi bungkusan itu. Aku juga masih bertanya-tanya hendak mereka bawa kemana bungkusan itu? Masing-masing punya satu bungkusan yang besarnya sebanding tubuhnya sendiri. Anak kecil memanggul bungkusan sebesar badannya yang kecil. Orang dewasa memapah bungkusan sebesar badannya pula. Mereka menarikan bungkusan itu hilir mudik tak henti. Sekilas, mereka seperti sedang mencari tempat menitipkan bungkusannya. Mungkin semacam kantor pos. (more…)

Tukang Obat Itu Mencuri Hikayatku
August 8, 2010


Cerpen Herman RN (Kompas, 8 Agustus 2010)

SUATU malam dia datang ke rumahku. Dia memperkenalkan dirinya sebagai pengelana yang berasal dari jauh. Katanya, ia datang ke kampung kami untuk mengadu nasib sebab di kampungnya dia tidak memiliki apa-apa lagi. (more…)