Archive for the ‘Griven H Putera’ Category

Rindu Aisyah
February 28, 2016


Cerpen Griven H Putera (Republika, 28 Februari 2016)

Rindu Aisyah ilustrasi Rendra Purnama

Rindu Aisyah ilustrasi Rendra Purnama

Sudah tiga bulan ini, setiap hari ia jenguk makam anaknya. Kalau tak pagi, siang. Kalau tak siang, petang sepulang dari kantor.

Keluarga mertuanya amat keheranan melihat perubahan sikap Saleh tersebut. Karena, sejak meninggal tiga tahun lalu, akhir-akhir ini barulah Saleh menziarahi makam anaknya itu. Selama tiga tahun itu ia seolah-olah tak peduli pada anaknya tersebut. Ia biarkan semak tumbuh liar di atas pusara anak perempuannya yang meninggal dalam umur enam tahun itu. Kalau tak ada mertua lelakinya, mungkin pusara itu sudah menjadi semak belukar. (more…)

Advertisements

Cincin Sulaiman
April 26, 2015


Cerpen Griven H Putera (Republika, 26 April 2015)

Cincin Sulaiman ilustrasi Rendra Purnama

Cincin Sulaiman ilustrasi Rendra Purnama

Sulaiman termenung dalam. Betapa takkan dalam menungnya, cincin berbatu aneh yang dihadiahkan seseorang tak dikenal tempo hari diambil Syekh Awal. Jika bukan Syekh Awal yang memintanya, pastilah ia akan menolaknya mentah-mentah. (more…)

Jalan ke Kanan
November 9, 2014


Cerpen Griven H Putera (Republika, 09 November 2014)

Jalan ke Kanan ilustrasi Rendra Purnama

Jalan ke Kanan ilustrasi Rendra Purnama

Ibnu Sabir, itulah namanya. Nama itu berarti anak orang sabar. Bisa juga berarti anak yang sabar. Entah apa sebab orang tuanya memberikan nama itu untuknya. Mungkin karena namanya itulah ia selalu dicoba dan diuji Tuhan. Belum setahun pulih dari pansang, ia menderita amnesia.

Tiga bulan normal, datang lagi cobaan baru, terbuang dari rumah mertua. Menelusuri jalan-jalan sempit dan bersemak berhari bermalam diguyur hujan. Ia menerjang badai mengikuti emosi yang tak pernah dingin oleh siraman hujan yang seperti enggan berhenti. (more…)