Archive for the ‘Gabriel Garcia Marquez’ Category

Maut Lebih Kejam daripada Cinta
April 20, 2014


Cerpen Gabriel García Márquez (Jawa Pos, 20 April 2014)

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

SENATOR Onésimo Sánchez hanya punya sisa waktu enam bulan sebelas hari sebelum dijemput maut kala dia menemukan perempuan idamannya. Dia berjumpa dengan gadis itu di Rosal del Virrey, sebuah kota kecil yang seperti khayalan. Pada malam hari kota itu menjadi dermaga tersembunyi bagi kapal-kapal penyelundup dan siang harinya tampak seperti tempat terpencil paling tak berguna di tengah padang pasir yang gersang dan seaan berada di antah-berantah, menghadap laut, begitu jauh dari segala takdir siapa pun yang tinggal di tempat itu. Bahkan nama kota itu –yang berarti rumpun mawar—seolah lelucon belaka. Sebab, satu-satunya mawar yang ada di sana dipakai oleh senator Onésimo Sánchez pada suatu senja ketika dia berjumpa dengan Laura Farina.  (more…)

Advertisements

Sepasang Mata Anjing Biru
April 13, 2011


Cerpen Gabriel Garcia Marquez (Suara Merdeka, 10 April 2011)

DAN dia menatapku. Kukira dialah yang kali pertama menatapku, tapi kemudian ketika dia berbalik di belakang lampu masih kurasakan wajahnya yang licin dan berminyak di belakangku, di dekat bahuku. Lalu aku mengerti akulah yang pertama menatapnya. Kunyalakan rokok. Kuisap dalam-dalam sebelum aku berputar di kursi yang bertumpu hanya di satu kaki. Setelah itu aku melihatnya di sana, seolah dia berdiri di samping lampu, menatapku setiap malam. Kami saling menatap dalam menit-menit yang singkat. Aku melihatnya dari tempat duduk, dengan kaki belakangnya dia berdiri, tangannya yang panjang dan tenang di lampu, dia menatapku. Kulihat matanya yang menyala seperti biasannya. Itulah ketika kuingat hal yang biasa, ketika kukatakan padanya, “Sepasang mata anjing biru.” Tanpa melepaskan tangannya dari lampu dia berkata, “Itulah yang tak akan pernah kita lupakan.” Kemudian ia pergi. Sepasang mata anjing biru. Itulah yang kutuliskan di mana-mana. (more…)