Archive for the ‘Emil Amir’ Category

Ambe Masih Sakit
March 6, 2012


Cerpen Emil Amir (Kompas, 4 Maret 2012)

DI kampungku, Tana Toraja, aura kematian sering kali berembus seperti angin. Jika terlihat secarik kain putih melambai di halaman tongkonan, itu pertanda ada orang yang masih hidup meski sudah mati, “to makula”. Di sini, kematian dirayakan dengan biaya yang tak sedikit. Inilah akibatnya. (more…)

Advertisements