Archive for the ‘Eimond Esya’ Category

Dua Pertanyaan
December 5, 2011


Cerpen Eimond Esya (Jawa Pos, 4 Desember 2011)

PERTAMA-TAMA kami bertanya tentang apa yang mereka lakukan ketika merasa bosan dan berikut jawaban yang kami terima.

Fredy Timo, 42, berkata: Jika merasa bosan, ia akan mengawini seseorang. Ia akan pergi ke sebuah desa untuk melihat-lihat perawan atau janda miskin. Cantik, mulus, atau mancung tidak terlalu penting, namun gigi bersih dan tubuh padat adalah syarat mutlak. Jika ia menemukan perempuan seperti itu, ia akan menaburkan harta hingga si perempuan bertekuk lutut. Dengan demikian, ia telah mengawini tiga belas perempuan padat dan bergigi bersih yang tersebar di berbagai daerah yang pernah ia sambangi, tak semua ia ingat namanya. Ketika kami bertanya apakah cara ini masih ia lakukan hingga sekarang, ia menjawab masih, apalagi jika pekerjaannya menuai hasil besar. Perempuan terakhir yang dikawininya adalah seorang penyanyi dangdut berusia 15 tahun dan katanya, ia telah mulai bosan lagi. (more…)

Advertisements