Archive for the ‘Danarto’ Category

ApoCalypso
May 15, 2016


Cerpen Danarto (Kompas, 15 Mei 2016)

Apo Calypso ilustrasi Danarto

ApoCalypso ilustrasi Danarto

Kimmy Jayanti menangis tersedu-sedu di dada ibundanya. Ayahnya mengelus-elus rambutnya sambil tersenyum kepada istrinya.

“Kimmy gak mau mati sekarang,” cetus Kimmy tetap menyembunyikan kepalanya di dada ibundanya sambil terus tersedu-sedu.

“Siapa bilang kamu mau mati sekarang?” sergah ibunya sambil tersenyum kepada suaminya.

“Bahkan kamu bisa mencapai umur sembilan puluh tahun,” kata ayahnya masih tersenyum kepada istrinya. (more…)

Advertisements

Kabut Neraka
July 20, 2012


Cerpen Danarto (Jawa Pos, 8 Juli 2012)

TUBUH-TUBUH dilumatkan, rumah-rumah dikunyah-kunyah. Pasar-pasar dihancurkan, masjid yang indah diledakkan. Apa saja yang tegak di atas tanah harus dilumatkan dari penciuman bumi, dari arang kehidupan, demi wajah dan kemenangan. Permusuhan antara Sunni lawan Syiah semakin membara ketika tiba-tiba di Baghdad, Irak, muncul kabut hitam pekat yang besar sekali, diam tak bergerak, mengambang di udara. Golongan Sunni menganggap kabut hitam itu rekayasa Syiah untuk mengacaukan situasi, sedang golongan Syiah menuduh Sunni menciptakan kabut hitam untuk menggagalkan upaya perdamaian. Sementara itu tentara-tentara Amerika menyebut kabut hitam raksasa itu sebagai “Kabut Neraka”. (more…)

Macan Lapar
September 5, 2010


Cerpen Danarto (Kompas, 5 September 2010)

KETIKA saya membaca SMS dari sahabat saya William John dari California bahwa ia akan datang ke Solo untuk mencari Putri Solo yang gaya berjalannya seperti Macan Lapar, saya terbahak. Ketika ia melanjutkan SMS-nya bahwa jika ia tidak menemukan seorang Putri Solo yang Macan Lapar itu, dalam bahasa Jawa: Macan Luwe, berarti saya menyembunyikannya. Lagi-lagi saya terbahak. (more…)