Archive for the ‘Budi P Hatees’ Category

Ayat Kedelapan
March 31, 2013


Cerpen Budi Hatees (Media Indonesia, 31 Maret 2013)

Ayat Kedelapan ilustrasi Pata Arendi

AKU tak akan menceritakan siapa dirinya karena aku tak mengenalnya. Hanya tahu wajahnya dari gambar yang diberikan Yusuf asistenku—juga santri di pondok pesantrenku.

Tak penting dari mana Yusuf mendapatkannya, yang penting cuma satu: orang itulah yang disuruh membunuhku. Siapa yang menyuruhnya? Yusuf tak tahu. (more…)

Advertisements

Si Loak
February 21, 2011


Cerpen Budi P Hatees (Suara Merdeka, 20 Februari 2011)

KAU dipanggil si Loak dan itu artinya sangat bodoh. Keluargamu, terutama ayahmu, memanggilmu seperti itu. Kalau panggilan itu sudah diteriakkan ayahmu, kau—dalam keadaan apa pun dan sedang melakukan apa pun—mendadak pucat dan tergopoh-gopoh menghampiri ayahmu. Kau begitu ketakutan. Aku akan menghampirimu dan bertanya ada apa. Kau tidak menggubrisku dan terus berlari. Besoknya, kau tak akan ada di sekolah. Tak akan ada di mana-mana. Kau akan menghilang. (more…)