Archive for the ‘Bre Redana’ Category

Spekulasi tentang Perempuan yang Mati Bunuh Diri
February 24, 2013


Cerpen Bre Redana (Media Indonesia, 24 Februari 2013)

Spekulasi tentang Perempuan yang Mati Bunuh Diri ilustrasi Pata Areadi

SEORANG perempuan mati di apartemen De Luca, dan dia meninggalkan surat—katanya, tepatnya warisan—untukku. Tiga lelaki mendatangi rumahku malam-malam. Dua berseragam polisi, satu berpakaian sipil, berjaket kulit hitam. Yang tidak berseragam pasti atasan dua yang berseragam. Ini kelihatan dari gerak-gerik sampai sepatunya yang mengilap—di akademi militer setahuku ada pelajaran khusus menyemir sepatu. Aku agak obsesif terhadap sepatu. Ia mengenalkan diri mewakili semuanya. (more…)

Advertisements

Semarang Suatu Hari
May 3, 2012


Cerpen Bre Redana (Suara Merdeka, 22 April 2012)

MENCARI sesuatu yang hampir terlupakan dan menemukan secara tak sengaja sesuatu yang tak terlupakan, terjadi di Semarang suatu hari di akhir pekan. Mertuaku datang dari Hongkong. Dia akan liburan beberapa waktu di Indonesia. Ketika beberapa hari tinggal di rumah kami di Jakarta, aku dan Grace, istriku, harus ke Semarang untuk menghadiri resepsi pernikahan kenalan Grace. (more…)

Ketapang Kencana
November 22, 2010


Cerpen Bre Redana (Kompas, 21 November 2010)

AKU menanam pohon ketapang kencana (Terminalia mantaly) di halaman. Pohon ini kurasa sangat cocok di halaman rumah Mami yang telah dibangun sangat bagus oleh Teh Rani. Wujud bangunan benar-benar seperti Teh Rani. Sederhana, ringkas, mencerminkan wawasan, pengalaman, dan cara hidupnya yang sangat modern di berbagai negara. Bangunan ini paling modis di situ. (more…)