Archive for the ‘Arena Bayu’ Category

Tulah Si Tulah
June 29, 2014


Cerpen Arena Bayu (Suara Merdeka, 29 Juni 2014)

Tulah Si Tulah ilustrasi Farid S Madjid

IA biasa dipanggil Tulah, si pembawa sial yang tak pernah mujur, padahal bapaknya menamainya Ragil, si anak terakhir. Tapi sekarang orang-orang kampung sudah lupa bagaimana melafalkan nama aslinya, jadilah ia akrab dipanggil Tulah.

Nyatanya hidup Tulah tak benar-benar tak mujur, setidaknya menurutnya sendiri. Dua tahun lalu ia berhasil mengawini Tini, si perawan malu-malu yang menunduk ketika dipandang dan merona ketika dipuji. Tini kecil yang bergigi gingsul, begitu Tulah menyebut istri yang selalu menyambutnya dengan teh tawar ketika pulang mencari ikan. (more…)

Advertisements