Archive for the ‘Apendi’ Category

Kursi Bernyawa
June 1, 2014


Cerpen Apendi (Kompas, 1 Juni 2014)

Kursi Bernyawa ilustrasi

ADA sebuah sofa besar di rumah kakekku yang begitu tua dan antik hingga dapat disebut keramat. Kursi itu terletak di ruang tamu sehingga siapa pun yang berkunjung ke rumah kakek, otomatis akan melirik ke kursi itu terlebih dahulu. Lucunya, meskipun tidak ada yang melarang siapa pun untuk duduk di kursi itu, para tamu yang datang enggan menenggelamkan diri ke dalamnya.

Mungkin mereka menyadari kehadiran arwah-arwah yang bersemayam di kursi itu. Atau mungkin pula mereka takut ganti rugi jika kursi itu tiba-tiba rusak.  (more…)

Advertisements

Panggung Sisyphus
January 27, 2013


Cerpen Apendi (Kompas, 27 Januari 2013)

Panggung Sisyphus ilustrasi I Wayan Wirawan

HIDUP ini absurd. Tak layak dijalani. Dan karena itulah ia tidak terkejut lantaran menyadari bahwa ia tidak merasa sedih andaikata malam ini juga ia ditinggal pergi oleh neneknya yang sedang terbaring koma karena kelelahan.

Namun meski demikian bukan berarti ia tidak dilanda perasaan bersalah dan penyesalan. Laki-laki itu sebenarnya sudah tahu dari dulu, sewaktu neneknya masih sehat, bahwa ia akan sama seperti orang lain pada umumnya—menangis dan menyesal ketika ditinggal pergi orang yang dicintai, dan bukannya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya ketika mereka masih hidup. (more…)

Aokigahara
December 13, 2010


Cerpen Apendi (Kompas, 12 Desember 2010)

TAHUN demi tahun semakin banyak saja orang Jepang yang bunuh diri di hutan ini. Aokigahara. Tempat favorit bagi mereka yang ingin bunuh diri. Yah… aku tidak akan mengeluh, karena bagaimanapun juga, semakin banyak mereka yang mati berarti pendapatanku semakin bertambah. (more…)