Archive for the ‘Amir Machmud NS’ Category

Sinden Ratu
March 13, 2012


Cerpen Amir Machmud NS (Suara Merdeka, 11 Maret 2012)

KATA, kata, dan kata menari-nari terangkai menjadi guratan perjalanan sejarah. Tentang bermacam macam orang dari sudut pandang, kedudukan, dan kepentingannya. Lembar-lembar daun lontar itu mewakili aneka sikap manusia. Dan, jadilah ia catatan kehidupan: tentang suatu hari dalam hidup seseorang, tentang pertanyaan-pertanyaan, kegelisahan, kegundahan, hingga kecemburuan. (more…)

Advertisements

Candi Asmara
November 16, 2011


Cerpen Amir Machmud NS (Suara Merdeka, 13 November 2011)

BIARKANLAH pucuk-pucuk cecandian itu bergumul dengan hitam malam. Biarkanlah, di bawah siraman cahaya bulan ia menjadi kegagahan yang menggetarkan. Raksasa hitam yang menguasai kegelapan…. (more…)

Purnama Setia di Atas Angkor
August 7, 2011


Cerpen Amir Machmud NS (Suara Merdeka, 31 Juli 2011)

PURNAMA tak pernah ingkar. Ia selalu tiba di atas Angkor, cecandian hitam di kota pemujaan yang berkilauan terguyur cahaya bulan. Ia datang selalu tepat pada waktunya, edar kesetiaan yang setiap kali mencumbu batu-batu dan rimbun dedaun pohon bodhi. (more…)