Archive for the ‘Ahmad Sastra’ Category

Setia
December 6, 2015


Cerpen Ahmad Sastra (Republika, 06 Desember 2015)

Setia ilustrasi Rendra Purnama

Setia ilustrasi Rendra Purnama

Gulita telah menyelimuti senja. Jarum jam hampir mendekati tengah malam. Tak ada suara, kecuali sesekali hembusan dinginnya angin malam menusuk kulit. Rahma belum juga beranjak dari kursi ruang tamu. Malam itu Rahma tak sanggup memejamkan mata, meski telah didera oleh rasa kantuk. Suasana kebatinan yang dirasakan sejak sore menyebabkan matanya tak kunjung mau diajak tidur. Seolah mata itu memahami betul apa yang sedang dirasakan oleh Rahma, ia hendak menemani kegalauan hatinya. (more…)

Advertisements

Dari Balik Jendela
November 15, 2015


Cerpen Ahmad Sastra (Republika, 15 November 2015)

Dari Balik Jendela ilustrasi Rendra Purnama

Dari Balik Jendela ilustrasi Rendra Purnama

Hari-hari terus berlalu, melewati setiap peristiwa dan asa. Senja terus berganti meski tak selalu memberi arti bagi hati yang sudah mati. Mentari pagi terus berulang, menyapa jiwa-jiwa hamba nan tenang. Tak terasa, Pak Mahmud sudah sepekan menghuni rumah pengobatan sederhana milik Abah Sudarma. Rumah bilik yang jauh dari perkampungan penduduk. Memasuki pintu gerbang yang penuh pepohonan, udara segar langsung menyambutnya. Apalagi, jika malam tiba, dengan penerangan sederhana, bilik Abah Sudarma tampak bersahaja, namun sepi. Hanya sesekali nyanyian jangkrik memecah sunyi dan rintihan sakit para pasien menyentuh hati. (more…)