Archive for the ‘Adam Yudhistira’ Category

Parang Ulu
November 13, 2016


Cerpen Adam Yudhistira (Media Indonesia, 13 November 2016)

parang-ulu-ilustrasi-pata-areadi-media-indonesia

Parang Ulu ilustrasi Pata Areadi/Media Indonesia

RUANGAN persegi berdinding papan itu hening. Keheningan merambati foto-foto usang dan rak kayu yang dipenuhi kitab-kitab tebal berdebu. Kiai Hambali duduk berhadapan dengan seorang lelaki tambun. Lelaki tambun itu berdiri, lalu berjalan ke arah rak kayu. Ia mengambil satu kitab dan membukanya. Tiga lelaki muda berdiri tak jauh dari Kiai Hambali. Pandangan mereka mengikuti gerak tubuh lelaki tambun dengan waspada.

“Pondok ini sudah sepi, percuma saja dipertahankan,” kata lelaki tambun sambil mengembalikan kitab ke tempat semula. (more…)

Pengakuan Russel Dirinya Telah Membunuh Seekor Anjing dan Peristiwa yang Disimpan Gray
June 26, 2016


Cerpen Adam Yudhistira (Jawa Pos, 26 Juni 2016)

Pengakuan Russel Dirinya Telah Membunuh Seekor Anjing dan Peristiwa yang Disimpan Gray ilustrasi Bagus

Pengakuan Russel Dirinya Telah Membunuh Seekor Anjing dan Peristiwa yang Disimpan Gray ilustrasi Bagus

KETIKA Russel Donovan dibawa ke kantor polisi dini hari tadi, ia tidak berhenti menggumam. Gumamannya tidak jelas, bahkan ketika polisi-polisi muda yang menangkapnya membacakan hak-haknya sebagai tersangka, Russel terus saja menggumam. Dengan tangan terborgol, ia digelandang ke sebuah ruangan berdinding putih dengan lampu menyala terang. Penjaga laki-laki berseragam dan bertubuh tinggi kekar yang mengantarnya memberi tahu bahwa Russel akan diinterogasi. (more…)

Kidung Natal dan Salju Merah
December 21, 2014


Cerpen Adam Yudhistira (Media Indonesia, 21 Desember 2014)

Kidung Natal dan Salju Merah ilustrasi Pata Areadi

SAN JUAN Hill gempar karena peristiwa tragis di malam Natal. Koran-koran pagi memampang headline berita mencengangkan, ‘Warga West Side Menembak Mati Putra Kandungnya!’ Berita ini sebenarnya bukan hal baru bagi warga yang sudah terbiasa dengan kasus-kasus kriminal di New York. Namun, luar biasa bagi orang-orang yang mengenal pelakunya, Russell Donovan. (more…)