Archive for the ‘Aba Mardjani’ Category

Mbah Simbad Si Pawang Hujan
August 4, 2013


Cerpen Aba Mardjani (Kompas, 4 Agustus 2013)

Embah Simbad Si Pawang Hujan ilustrasi Samuel Indratma

DENGAN jari-jari tangan mengempit sebatang lisong, Simbad coba menahan hujan yang seolah tak lagi bisa dibendung. Kedua tangannya terangkat ke udara, melambai-lambai seolah memberi isyarat mengusir angin pembawa hujan. Bau kemenyan dan kelembak merebak.  (more…)

Advertisements

Banjir di Cibaresah
November 7, 2012


Cerpen Aba Mardjani (Kompas, 28 Oktober 2012)

MAKSUM menguap sebelum matanya menguak di pagi lembab. Sendirian di pos jaga desa Cibaresah pada hari kesekian belas, laki-laki setengah baya itu buru-buru menarik kain sarungnya, melindungi tubuhnya dari dingin pagi yang basah.

Sesaat kemudian, ia memaksakan diri bangkit, menyibak air banjir yang tak kunjung surut untuk berwudu. Ia ingat, belum mengerjakan shalat subuh. (more…)

Cas Cis Cus
October 14, 2011


Cerpen Aba Mardjani (Kompas, 18 September 2011)

RAPAT dibuka bakda Isya ketika gerimis tiris dan langit malam menghamparkan warna abu-abu pucat. Sekitar 15 kepala keluarga Cibaresah berkumpul di rumah Munar. Mereka mau memenuhi undangan lantaran pengundangnya sesepuh desa. Sebagian dengan perasaan terpaksa dan masygul. Sebagian lagi cari angin. Sebagian karena ingin ngerumpi. Cuma Casmidi yang tidak hadir. Karena dia tidak diundang. Karena dialah yang membuat sesepuh desa bernama Munar menggelar rapat pada hari itu. Tapi, istri dan anaknya ada di sana. (more…)