Advertisements

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia dan Lainnya

About


Membermaknakan lakon hidup yang terserak di semesta lewat deskripsi sederhana—kadang lugu, sendu, merdu, mengharu biru!—dalam potret cerpen koran edisi hari Sabtu, Minggu dan Senin.

—–

Semoga kehadiran blog ini bermanfaat bagi pecinta sastra (koran) Indonesia.

Ssst, hak cipta karya dan ilustrasi sepenuhnya ada pada pengarang, ilustrator, dan media massa yang menerbitkan. Di sini sebatas mendokumentasikan, menikmati, dan atau mendiskusikannya dengan harapan menjadi input berharga bagi pihat-pihak terkait.

Happy reading!

 

 

 

 

Advertisements

104 thoughts on “About

  1. sy yg sgt terbantu dg adanya situs ini krn Republika, Jawa Pos dan Suara Merdeka sgt susah di ddapatkan di makassar. sy jg mau minta tolong:sy skg mencoba mengirim karya ke beberapa koran, bs tdk anda mengirimkan alamat email (utk pengiriman cerpen) Republika, Jawa Pos dan Suara Merdeka.kirim ke akbarkasmiati@yahoo.co.id.trima kasih jika ada yg berkenan membantu

    Like

  2. Cerpen Jawa Pos memang bisa kita baca di websitenya. Suara Merdeka bisa juga kelihatannya redaktur tidak begitu ajeg/telaten. Republika tidak bisa.
    Terima kasih untuk Bung lakonhidup yang mau bersusah payah, (spt beberapa Cerpen SM, pakai scan, ya?)
    Tapi satu yang saya masih penasaran dan belum dapatkan, Pikiran Rakyat dan Kedaulatan Rakyat? Dua koran nasional yang ikon daerahnya, pun cerpennya. Bagaimana caranya?

    Sriti.com: Ada apa, ya?

    Like

  3. Kukira Setta itu perempuan, kukira SS itu sarjana sastra, ternyata bukan, podho karo aku, Geodesi UGM. Kok bukan Setta ST, hehehe

    Like

  4. tertarik dengan buku Sop Konro bagi Jiwa, udah terbit yah? kok tidak ada pemberitahuan bagi para kontributornya yah? Setta diberitahukah? terima kasih.

    Like

  5. Ternyata Mas Setta SS anak Mesin UGM. Wah hebat satu almamater…
    Terimakasih mas… Semangat koleksi, ane dibantu baca cerpen media.

    Like

  6. Assalamu’alaikum

    Mau jadi scientist combustion engineering, ko sekarang ngurusi UKM. jangan2 ntar main bakar2an di deperindag. wkwkwk. mending jadi penulis aja ta, namanya sudah cukup ‘menjual’: Setta SS, jadi inisialnya SSS. pisss

    Like

  7. Makasih banget, sperti apa pada pendapat sblumnya, dngan adanxa Blog ini benar2 sangat membantu saya yg sjak dulu kesulitan tuk membaca cerpen2 di media2 trsbut. Skali lg syukur Alhamdulillah, smoga kamu panjar umur dan trus penuh barokah. Lam kenal Mas..

    Like

  8. anyway, anyhow tank mobil perang berat atas kliping cerpen ini juelas bermanfuaat bagi para pencinta cerpen di republik yang macem cerita dalam cerpen ini………………………………!!!

    Like

  9. Saya pembaca setia setiap up-date-an cerpen media-media di blog Anda ini. Terima kasih ya untuk selalu memposting cerpen-cerpen tersebut.
    Keep up dating! ^___^

    Like

  10. om setta yang baik hati, salam kenal dari saya, saya yakin banyak yang dapat manfaat dari situs ini, buat rekan2 penulis pemula prinsipnya “GPRB” (gas pol rem blong) nulis aja terus lalu kirim aja terus jangan takut bersaing sama yg udh punya nama besar, kan awalnya mereka juga pemula dan bukan siapa2, tul ga om? tetap semangat, matur nuwun

    Like

  11. seorang ibu yang sangat sayang kepada anaknya, begitu pula sang anak tidak mau membuat orang tuanya merasa kehilangan…….tuk menganti bunga yang rusak anaknya rela mencari ganti bunganya yang di rusakkannya ,…… tp dia hanya menemukan sebuah ilalang saja ….

    Like

  12. Terimakasih atas infonya. Sangat berguna. Mau tanya kalau ngirim cerpen/puisi apa menyertakan nomor rekening adalah keharusan, terus kalau rekeningnya atas nama orang lain (bukan si pengirim) bagaimana?

    Like

  13. aku sebenrnya punya karya, d bilang cerpen tapi, kepanjangan alurnya, d bilang novel, tp, nggak banyak” amat, apa novel mini ya,,, yach,,, sebenarya pengn nerbitin sih, dan kepengen tak kirim ke beberapa koran dan mjalah, tp, merasa kurang PD saja, kalau anda kirim cerita ke redaksi mana ya,,, mohon bantuanaya maksih,,,

    Like

  14. Alhamdulillah, dambaanku selama ini telah terkabul. Ya, sebagai orang yang tinggal di daerah mau baca cerpen koran susah banget. Makasih atas kerja bagusnya. Dan Inssa Allah punya ganjaran yang bagus pula. Lam kenal Mass, semoga panjang umur dan berkah!

    Like

  15. Terimakasih Mas SS. Salut untuk kerja kerasnya. Mas.. tapi kenapa hanya dari Januari 2010 ya? atau memang ada batas posting (2 tahunan). padahal kan sayang jika cerpen-cerpen 90 an sampai 2009 tak terkumpul. Tabik

    Like

  16. Terima kasih, akhirnya menemukan rumah cerpen koran yang dulu sempat hilang (mengingatkan pada Sriti.com). Jika boleh saran, tidak hanya koran besar, koran daerah yang lebih kecil juga didokumentasikan cerpennya. Terkadang kita akan menemukan cerita yang menarik.

    Like

  17. terima kasih atas keberadaan blog ini dan cerpen-cerpennya. setidaknya jadi hiburan membaca di waktu senggang.

    oh ya, jika tidak keberatan. bisakah settingan untuk membaca (ada pada penggaturan reading setting pada dashboard) dicentang pada bagian full text. Berhubung akses internet di tempat saya sangat sulit jadi lebih ringan bila saya mengakses blog menggunakan RSS.

    Atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih 🙂

    Like

    1. Mas Setta! Terima kasih sekali atas kerjanya! Amat membantu kita-kita penikmat fiksi, penyelam mimpi!

      Saya menikmati update konten-konten web via Google Reader. Tolong ya mas Setta, segera pertimbangkan saran Abang Ismail dieksekusi… 🙂

      Like

  18. seandainya saja sampeyan mendokumentasikan cerpen yg dimuat setiap minggu dari beberapa media, pasti lebih mantap karena nasib cerpenis pemla sering ta jelas apakah karyanya dimuat atau tidak karena beberapa redaksi banyak yg tak mau memberitahu perihal pemuatan cerpen.

    Like

  19. Wah terimakasih mas.. Sangat berguna, sebagai penyemangat untuk terus menyelesaikan tulisan (karena selama ini kalau nulis nggak pernah selesai), heheee

    Like

  20. Mas Setta, tks atas kerja keras kompilasi cerpen berbagai media ini; saya sangat menyukai dan menikmatinya. Hitung-hitung irit biaya daripada baca buku kumcer atau semua korannya.

    Kalau boleh saran, mungkin tidak kalau template-nya diganti ke, misalnya, “manifest” yang punya WP, agar bidang ruang baca sedikit lebih luas dan juga tidak banyak mengubah yang sudah ada ini. Atau template yang lainnya. Soalnya, template WP “day dream” ini terlalu ramping, sehingga lebih cepat meletihkan mata dalam membacanya. Hanya saran saja.

    Keep up the good work, kawan…..

    Like

      1. saya setuju dengan kolom sempit, karena kolom panjang cenderung membuat kita hilang kata (karena saking banyaknya kata dalam satu baris).
        dan saya kira, kolom yang dipakai sekarang sudah cukup pas. Tidak terlalu sempit tidak terlalu panjang.

        Like

      2. Setuju untuk berita atau artikel panjang, sempit justru baik, kalau terlalu lebar meletihkan, makanya sebagian besar koran me-layout beritanya berkolom-kolom untuk tujuan tersebut. (tapi juga bukan berarti satu atau dua kata aja per baris

        Like

  21. Salam kenal, setiap kali saya mengirim cerpen ke alamat email koran jawa pos selalu saja mendapatkan balasan seperti ini “Sorry, we were unable to deliver your message to the following address.

    :
    No MX or A records for jawa-pos.co.id

    — Below this line is a copy of the message.”

    Apakah ini pertanda bahwa alamat email tersebut sudah tidak aktif?

    Like

  22. Tadi lagi nyari cerpennya Seno Gumira yang Seperseribu Detik Sebelum Pukul 16.00. Menurut saya, itu cerpen SGA paling dahsyat! Eeeeh kok nemu blog keren ini… I’m so lucky 🙂 Dijamin setelah ini saya akan jadi pengunjung setia blog ini. Terima kasih ya, Mas Setta.

    Like

  23. bismillah….

    saya hobi membaca dan mencoret-coret kertas, entah coretanku it bagus at tidak. tapi kak punya impian pengen menjd seorg penulis tapi saya nda tw mw belajr dimana….. tlg bagi” ilmunya kak atau mgkin ad semcam organisasi yang dimana di dlamnya sya blajr tentang menjd seorg penulis…

    ANRIANI
    terima kasih

    Like

  24. Kok lebih asyik menikmati cerpen minggu secara digital ya. Ngga perlu bongkar tumpukan koran, membacanya lebih nyaman, dan ngga perlu langganan sekian banyak koran. Trims buat mas Setta yg mengumpulkan dan membaginya di blog ini. Sudah sy follow. Trims ^_^

    Like

  25. saya tau links ini dari blognya tukang kliping…. suka banget sama contentnya, bisa buat secangkir teh hangat di kala petang…. sambil belajar cara menulis cerpen yang baik…. thanks…. baik banget yang buat blog ini….

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: