Cerpen Gunawan Maryanto (Jawa Pos, 20 Januari 2019)

Hel ilustrasi Budiono - Jawa Posw
Hel ilustrasi BudionoJawa Pos

AKU Hel. Maukah kau makan malam denganku? Aku cantik jika kau ada di sebelah kananku. Kau pasti suka. Aku mengerikan jika kau duduk di sebelah kiriku. Kau pasti tak suka. Bahkan, kegelapan tak bisa menyembunyikan kenyataan itu. Aku kesepian. Tentu saja. Apa yang lebih sepi daripada bercakap-cakap dengan mereka yang sudah mati. Tak apa. Aku suka mereka. Pikiran mereka sederhana. Jadi, kau harus mati dulu jika ingin menatapku dengan biasa saja. Aku terlalu mengerikan bagi kehidupan.

Tapi, tak semua orang mati bisa bertemu denganku. Hanya mereka yang mati sia-sia yang bisa berjalan menuju ke Hel, istana kegelapanku. Mereka yang mati dengan gagah akan dibawa Valkyries, para pelayan Odin, menuju Valhalla yang terang benderang. Jadi, sekali lagi, maukah kau makan malam denganku?

Malam ini, juga malam-malam selanjutnya kita akan menikmati sup Kemiskinan di mangkuk Kelaparan. Kau pasti doyan. Sudah kumasukkan daging Kebodohan dan daun Kebebalan ke dalamnya. Hmmm. Selera makanmu akan bertambah. Atau jika kau mau, aku bisa menambahkan Hati yang Patah. Terserah. Dan kita akan memakannya dari malam ke malam hingga hari itu tiba. Bagaimana?

O ya, namaku Hel. Rumahku juga Hel. Entah kenapa. Aku tak tahu siapa yang lebih dulu menyandang nama ini. Aku Hel karena aku berumah di Hel. Atau, aku Hel, maka rumahku jadi Hel. Mungkin aku harus bertanya kepada Odin, sang Mahatahu yang bermata satu itu. Sekalian saja tanyakan kenapa ia mengirimku ke sini. Berjaga di rumah ini. Menunggu tetamu datang: orang-orang yang mati tanpa daya. Lalu bersama mereka aku menunggu hari kebangkitan itu tiba.

Baiklah, sampai di sini ini kau pasti masih bertanya-tanya siapa aku. Dan kenapa aku mengajakmu bicara. Yang pertama jawabannya panjang dan kau segera mendapatkannya nanti. Yang kedua pendek, tapi kau pasti tak mau mendengarnya sekarang. Ya. Kau segera mati. Maka, aku mengenalkan diri kepadamu. Hel. Dan kita segera bertemu. Tak lama lagi!

***

Advertisements