Cerpen Yus R Ismail (Media Indonesia, 02 Desember 2018)

Kisah Si Kembar ilustrasi Bayu Wicaksono - Media Indonesia.jpg
Kisah Si Kembar ilustrasi Bayu Wicaksono/Media Indonesia 

ULA terkejut melihat berita di televisi. Waktu itu, ia sedang sarapan pagi di jongko nasi kuning. Biasa, sebelum dadasar membereskan dagangan sayurnya, Ula sarapan nasi kuning dan segelas kopi.

“Ini adalah foto-foto politisi yang terpilih menjadi anggota DPR dalam Pemilu kemarin,” kata perempuan cantik pembaca berita.

Ula terkejut waktu melihat foto-foto itu maju seperti melayang di layar televisi. Hanya sebentar foto-foto itu melintas. Hanya beberapa detik saja. Orang-orang yang sama sedang sarapan nasi kuning pun sepertinya tidak ada yang melihat.

Selama melayani pembeli sayuran, pikiran Ula terus terganggu berita televisi tadi. Siangnya, ketika pulang ke kamar kontrakannya yang hanya seluas 2x meter dan berlantai semen, benak Ula kembali terusik. Apakah bisa seperti itu? Apakah mungkin?

Baca juga: Perempuan Sunyi dan Saudaranya – Cerpen Yus R Ismail (Media Indonesia, 10 September 2017)

Ula pun pergi ke warnet.

“Ingin melihat foto anggota DPR yang terpilih kemarin, Jang. Coba gimana caranya?” tanya Ula kepada penjaga warnet.

“Gampang atuh, Mang. Buka saja Google, segala ada di sana mah,” kata penjaga warnet sambil mengajari Ula.

Advertisements