Cerpen Nanda Rista Noviati (Rakyat Sultra, 05 November 2018)

Ibuku Malaikatku ilustrasi Rakyat Sultra
Ibuku Malaikatku ilustrasi Rakyat Sultra 

Huh, kenapa tugas ini banyak sekali, gumamku bermalas-malasan.

Aku pikir lebih baik tidur terlebih dahulu sekiranya untuk menyegarkan pikiran dan meningkatkan konsentrasi nanti, setelah aku bangun kembali. Seperti ada sosok yang membangunkanku. Setiap kali saja ketika dihantui banyak tugas sekolah. Aku selalu bangun sekitar pukul dua. Walaupun terbangun, aku pasti masih bermalas-malasan tentunya karena masih mengantuk. Tapi tak lama, setelahnya aku bergegas beranjak dari kasur untuk mengerjakan tugas.

Hoahm…tugas yang sangat banyak, dan aku masih mengantuk. Ada tiga tugas yang harus kukerjakan sekarang dan aku lebih memilih mengerjakan tugas PKn terlebih dahulu. Selesai juga, sudah satu jam aku mengerjakan tugas PKn ini, ucapku. Selanjutnya, kupilih mengerjakan tugas Biologi. Ketika kulihat soalnya, ini begitu susah, sudah aku bolak-balik halaman demi halaman dalam buku tak kutemui juga jawabannya. Sudah aku cari-cari di Google tapi hasilnya nihil.

Baca juga: Bintang Semesta – Cerpen Nanda Rista Noviati (Rakyat Sumbar, 11-12 Agustus 2018)

Sebenarnya tugas macam apa ini? Aku mulai marah-marah. Kulihat lagi ke jam dinding. Astaga…ternyata sudah pukul empat! Waktu terasa begitu cepat berlalu padahal masih banyak tugas yang harus kuselesaikan. Niatnya cuma mau berbaring, merentangkan badan, sekadar ingin rileks tapi aku ketiduran. Kemudian aku dibangunkan Ibu. Dan lagi-lagi… ketika kulihat jam, waktu berlalu, ternyata sudah pukul setengah enam! Aku cepat-cepat mengambil air wudu untuk salat subuh.

Halah…sudah pagi, padahal tugas masih belum selesai. Biasanya, ketika di kelas, aku akan menyontek tugas dari teman-teman, tapi tidak kali ini. Aku belum rapi padahal sudah jam enam. Biasanya jam segini aku sudah berangkat ke sekolah. Aku langsung cepat-cepat mandi, merapikan diri, mengemas buku-buku. Lalu aku tidak tahu di mana lembar kegiatan yang harusnya kubawa hari ini pada pelajaran Sejarah. Aku mencari-cari di meja belajar, tak kutemui. Aku bingung harus berbuat apa. Ketika kulihat jam lagi, ternyata sudah jam setengah tujuh.

Advertisements