Cerpen Toni Burhan (Analisa, 15 Juli 2018)

No Homo ilustrasi Polari Magazine
No Homo ilustrasi Polari Magazine

ATHENA adalah gadis yang kukenal lewat rubrik cari jodoh di harian lokal kotaku. Saat itu banyak pemuda-pemudi lagi gencar-gencarnya cari jodoh melalui koran ini. Biasa dengan hanya meng-sms-kan nomor dan kata-kata secukupnya saja, besoknya langsung diterbitkan. Dulu media sosial seperti Facebook, BBM, Whatsapp, Line, Instagram dan semacamnya masih belum ada.

Waktu mendaftar, aku mendapat banyak sms dari gadis-gadis, tante-tante dan janda, ada juga waria dan kaum homoseksual yang ingin berkenalan denganku. Akhirnya setelah melalui seleksi panjang dan ketat aku memutuskan memilih gadis bernama Athena, seorang gadis keturunan Tionghoa berambut panjang, putih dan tinggi semampai. Kami saling mengirim pesan tiap hari dan tiap malam. Aku senang memperhatikannya begitu pula dengan dirinya senang kuperhatikan.

Sepulang ia bekerja kami terus chatting sampai pukul dua dinihari, dengan ocehan-ocehan yang sebenarnya tak berguna. Sayang, cinta, rindu dan segala kata manis selama kami bersama. Suatu kali dia meminta fotoku. Aku pun mengirim fotoku. Dia memujiku tampan. Begitu pula aku yang penasaran, mencoba meminta fotonya. Namun dia enggan memberi. Tapi tak apalah aku akan bersabar. Aku terus mendesaknya berharap dia bersedia mengirimnya.

Akhirnya sekian lama bersabar, pucuk dicinta ulam pun tiba. Dia berjanji akan mengirim fotonya lewat pos. Karena ponselnya tak bisa mengirim foto. Ternyata fotoku membuatnya tergila-gila. Begitu pula aku. Aku mendapat kiriman foto wajahnya. Dia ternyata tak mengirim foto. Dia mengirim lukisan dirinya. Lukisan seorang gadis muda, berambut pirang sebahu dengan rambut belah samping berponi, berkulit putih, berpakaian merah jambu dan memakai kep mini di rambut sebelah kiri.

Baca juga: Apologia Si Sariburaja – Cerpen Marina Novianti (Analisa, 08 Juli 2018)

Dia begitu cantik, pikirku. Bibirnya yang mungil. Ah, aku semakin bersemangat untuk menghubunginya. Kami pun akhirnya memutuskan untuk berjumpa di suatu Minggu. Begitu bahagianya hati ini. Aku akan segera memiliki kekasih hati seorang gadis langsing yang cantik.

Aku tak pernah menaruh curiga tentang seperti apa dirinya yang sebenarnya. Yang ada di pikiranku, dia adalah seorang gadis cantik mirip artis Bunga Citra Lestari yang terkenal kala itu. Kami sudah hampir setahun menjalani hubungan kasih via sms. Walaupun belum pernah berjumpa namun ikatan batin kami sudah sangat kuat. Berulangkali aku bahagia mendengarnya mengucapkan dirinya ingin selalu di sisiku saat pagi ketiku aku terbangun.

Advertisements