Adikku menjelaskan bahwa Bilal Jawad sudah tidak diperkenankan membakar kemenyan saat berdoa setelah Ustaz Baihaqi diangkat jadi imam-khatib yang baru di kampungku. Bagi Bilal Jawad soalnya tentu bukan sebatas larangan itu, tetapi menyangkut harga diri. Entah cara yang ia terima menyinggung perasaan, merasa dipaksa atau yang lain.

Yang jelas sejak itu ia tersisih atau menyisihkan diri di kampung lereng bukit. Namun, aneh, mendengar kabar miring itu, lafaz dan aroma doa Bilal Jawad tiba-tiba membubung di pucuk hidung dan menyusup ke dalam batinku. Sejuk mewangi. Menyepuh langit tinggi.

 

Raudal Tanjung Banua, lahir di Lansano, Pesisir Selatan, Sumbar, 19 Januari 1975. Buku cerpennya antara lain Ziarah bagi Yang Hidup (2004) dan Parang tak Berulu (2005). Mengelola Komunitas Rumahlebah dan Akur Indonesia di Yogyakarta.

Anton Susanto, kelahiran Bandung, 17 Desember 1979. Studio Lukis Departemen Seni Murni FSRD ITB, Bandung. Pameran yang diikuti antara lain “Banjir”, Bandung (2018), Bandung Drawing Festival (2017).

Advertisements