Archive for January, 2013

Burung Kecil dan Hujan
January 27, 2013


Cerpen Yanusa Nugroho (Media Indonesia, 27 Januari 2013)

Burung Kecil dan Hujan ilustrasi Media Indonesia

MENYAKSIKAN guyuran hujan dari bawah lindungan halte bus, aku merasa tak berdaya. Aku hanya bisa memandang entah apa, tanpa pernah bisa berbuat lain kecuali diam dan merasa hampa. Jauh di atas sana, langit kelabu, pertanda hujan akan cukup betah menyiksaku dengan ruang hampanya.

Aku merasa sendirian di bawah halte ini. Mungkin juga mereka yang tengah bergumpal di bawah halte yang sama ini merasakan kesendiriannya masing-masing. Tak ada keinginan untuk sekadar bicara, karena memang tak ada lagi yang perlu dibicarakan. Di dekatku ada anak muda, kuduga saja dia mahasiswa—perempuan—asyik dengan gadgetnya. Mungkin dia tenggelam dalam percakapan maya, entah dengan siapa, yang jelas bukan dengan satu pun di antara kami yang ada di sekitarnya. Aneh juga, tak satu pun orang mau menyalakan rokok. Dan memang sangat terkutuklah jika di suasana seperti ini ada yang mengepulkan asap rokok. (more…)

Advertisements

Malam
January 27, 2013


Cerpen Vivi Diani Savitri (Koran Tempo, 27 Januari 2013)

Malam ilustrasi Yuyun Nurrachman

Malam pertama.

AKU tidak sepenuhnya terjaga. Tidak juga sepenuhnya terlena. Antara mimpi dan nyata. Lampu kamar kadang terasa terlalu benderang. Kadang terasa malam terus-menerus dan siang tak pernah datang.

Aku silau dalam kegelapan. (more…)

Aksara Amananunna
January 27, 2013


Cerpen Rio Johan (Suara Merdeka, 27 Januari 2013)

Aksara Amananunna ilustrasi Toto

BERBULAN-BULAN setelah Tuhan mengacaukan bahasa, Amananunna belum pula menemukan bahasanya. Pemuda yatim piatu itu bagai punya kutuk dalam garis kismatnya. Berminggu-minggu dihabiskannya mengelilingi kaki ziggurat Raja Nimrod yang jadi biang amuk Tuhan, menajamkan telinga dan bersusah-payah menangkap bebunyian yang datang dari mulut-mulut manusia sekitar. Tidak satu pun bunyi yang dia mengerti. Lidah yang satu dengan yang lainnya bisa berbeda sama sekali. Seringnya yang dia tangkap cuma suara-suara asing yang coraknya tak bisa dia kenali apalagi rumuskan. Semuanya seperti bunyi kacau yang justru menganggu ketimbang mampu dimengertinya. Kesal, dia menendang basis ziggurat yang jadi perlambangan hubrisitas Raja Nimrod itu. (more…)

Mahligai Merah Jambu
January 27, 2013


Cerpen Irwan Kelana (Republika, 27 Januari 2012)

Mahligai Merah Jambu ilustrasi Rendra Purnama

LELAKI itu segera mengontak seseorang.

“Sudah dieksekusi, Bos. Mobilnya menabrak dinding pembatas jalan tol. Semoga orangnya koit.”

“Oke. Sore ini sisa pembayaran gua lunasi.”

“Okelah, kita percaya sama Bos.”

Yang dipanggil bos tersenyum kecut. (more…)

Panggung Sisyphus
January 27, 2013


Cerpen Apendi (Kompas, 27 Januari 2013)

Panggung Sisyphus ilustrasi I Wayan Wirawan

HIDUP ini absurd. Tak layak dijalani. Dan karena itulah ia tidak terkejut lantaran menyadari bahwa ia tidak merasa sedih andaikata malam ini juga ia ditinggal pergi oleh neneknya yang sedang terbaring koma karena kelelahan.

Namun meski demikian bukan berarti ia tidak dilanda perasaan bersalah dan penyesalan. Laki-laki itu sebenarnya sudah tahu dari dulu, sewaktu neneknya masih sehat, bahwa ia akan sama seperti orang lain pada umumnya—menangis dan menyesal ketika ditinggal pergi orang yang dicintai, dan bukannya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya ketika mereka masih hidup. (more…)

Belajar Setia
January 20, 2013


Cerpen Benny Arnas (Media Indonesia, 20 Januari 2013)

Belajar Setia ilustrasi Media Indonesia

PADA kedatangan tak diundang dan tanpa pemberitahuan, pemuda 27 tahun itu sudah menyiapkan sebuah cerita untuk Mayang, perawan yang saban petang selalu menyendiri di simpang kabupaten. Kebiasaan yang sudah berumur 25 tahun.

Namun alih-alih mendengarkannya, perempuan itu bahkan tidak serta-merta bisa menerima kedatangan seorang tak dikenal. Pemuda itu berusaha tampak tenang, seolah sudah mengantisipasi semua kemungkinan. Ia katakan bahwa sudah hampir dua tahun ia mencari perempuan itu. Jadi, adalah konyol apabila ia harus kembali tanpa menuntaskan maksudnya. (more…)