Archive for March, 2012

Sebungkus Kenangan di Carrow Road
March 31, 2012


Cerpen Sungging Raga (Suara Merdeka, 25 Maret 2012)

DI kota Norwich yang pendiam, orang-orang berjalan di sepanjang Carrow Road, menyaksikan bagaimana kehidupan begitu ringan seperti daun-daun mapel yang dilepaskan tangkainya, yang berserakan bersama biji-bijian yang dipungut paruh merpati. Tiang lampu yang ujungnya melengkung tertanam di sepanjang trotoar, disela oleh bangku-bangku yang saling berhadapan satu sama lain, seperti saling memandang namun tak mampu bercakap-cakap. (more…)

Advertisements

Lelaki Kucing Pasar
March 31, 2012


Cerpen Adi Zamzam (Koran Tempo, 25 Maret 2012)

SEBUAH sudut di samping sebuah lapak tukang sol sepatu. Leret matanya meriap-riap begitu cahaya redup menemukan wajahnya. Belek menggumpal di kedua sudut matanya. Ia menggeliat sebentar, meregangkan kedua kaki depannya. (more…)

Tikar Keikhlasan
March 31, 2012


Cerpen M. Maksum (Republika, 25 Maret 2012)

LALU-LALANG kendaraan melaju cepat. Suara percikan arang yang membentur biji-biji jagung terus mengusik telingaku. Pembeli kian beradu, sampai-sampai tikar pun penuh dengan orang-orang yang singgah sambil menunggu jagung bakar tersaji. Aku duduk manis di atas dingklik panjang, sambil menunggu pembeli yang singgah di tempatku. Bukan di tempat jagung itu terpanggang. (more…)

Pertunjukan
March 31, 2012


Cerpen F. Rahardi (Kompas, 25 Maret 2012)

KAMU mengatakan bahwa yang saya persembahkan ini sebuah pertunjukan. Aku tidak setuju, sebab yang kusampaikan ke masyarakat hanyalah gangguan kuping. Aku berharap syaraf-syaraf kuping mereka tersiksa dengan hebatnya, lalu pada menit-menit bahkan detik-detik terakhir mereka akan aku siram dengan gerimis yang sejuk. (more…)

Superhero
March 21, 2012


Cerpen Muhammad Azka Fahriza (Jawa Pos, 18 Maret 2012)

DI suatu pagi pada hari, bulan, dan tahun yang tak perlu kusebutkan. Ketika pagi masih perawan dan mentari belum kelihatan sekalipun langit tiada berawan. Aku bertemu dengannya di sebuah perempatan jalan yang salah satu ujungnya mengarah ke salah satu universitas terbesar di kota ini—tak sampai satu kilometer. Pertemuan yang mengejutkan sekaligus menarik perhatianku. Karena, aku melihatnya dalam gerak-gerik dan dandanan yang begitu ganjil; serupa martir anak-anak dalam perang-perang kemerdekaan. (more…)

Parfum
March 21, 2012


Cerpen Sunlie Thomas Alexander (Koran Tempo, 18 Maret 2012)

RASANYA ia berharap waktu membeku di dalam tenda kecil yang sedikit gerah itu. Sekali saja, agar ia bisa menikmati aroma parfum itu sepuas-puasnya.

Tidak. Kamu sama sekali bukanlah orang yang suka memakai parfum. Kecuali sesekali. Itu pun cuma parfum murahan yang kamu semprotkan sekenanya pada selembar kaos atau kemeja yang sudah tergantung berhari-hari di balik pintu kamar. (more…)

Sihir Tongkat
March 21, 2012


Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 18 Maret 2012)

LELAKI kecil, kurus, menyeret-nyeret tongkat berukir kepala burung. Di pipinya leleh air mata. Ia ingin memusnahkan tongkat itu. Ingin menceburkannya ke sungai. Biar hanyut ke laut. Baru saja Kakek mendera pantatnya dengan tongkat itu. Masih terasa pedih menyengat pada pantatnya. Nyeri. Meremuk tulang ekornya. (more…)