Archive for November, 2010

Awas: Fitnah!
November 28, 2010


Oleh Setta SS (Eramuslim, 16 Januari 2007)

SAYA tersentak kaget ketika bangun dini hari dan menemukan sebuah SMS di handphone (hp) saya, yang berbunyi:

“Ya Allah, beritahukanlah pada orang yang bernama… (nama saya yang penulisannya salah), bahwa tidak baik bersikap seolah belum bersuami kepada wanita yang telah bersuami. Apakah menurutnya itu baik?” (more…)

Perempuan dari Balik Pintu Kamar Berlukis Naga
November 28, 2010


Cerpen Ganda Pekasih (Jawa Pos, 28 November 2010)

LIDAH-LIDAH api dari lukisan kepala naga yang menjadi pintu rahasia tempat perempuan cantik itu muncul terasa menjilat-jilat bagai hendak membakar siapa saja malam ini. Tubuh-tubuh telah basah oleh keringat. Asap rokok yang berjala-jala dan pijar temaram lampu di sudut-sudut ruangan menjadikan arena para naga ini terasa makin pengap dan mencekam. (more…)

Edelweiss Melayat ke Ciputat
November 28, 2010


Cerpen Yusi Avianto Pareanom (Koran Tempo, 28 November 2010)

MINGGU, 10-10-10. Beberapa orang memilih menikah atau melahirkan pada hari bertanggal biner itu. Aya ditemukan pada hari tersebut dengan tubuh terpotong sepuluh dalam empat kantong plastik hitam besar. Kantong-kantong yang ditaruh di pembatas jalur di jalan raya depan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, itu selama tiga hari sempat dikelirukan sebagai kantong sampah lainnya yang banyak bertumpuk di sana. (more…)

Nogoroth
November 28, 2010


Cerpen Dinar Rahayu (Suara Merdeka, 28 November 2010)

AKU masih teringat pada ilustrasi di sebuah buku yang menggambarkan ujung pelangi adalah segentong emas permata. Dalam gambar itu ada tujuh garis melengkung dan di satu ujung ada seorang perempuan yang meniti pelangi itu dan di ujung lain ada segentong emas permata. Matahari bersinar cerah di atas kepala perempuan itu dan bumi di bawah sana dengan garis-garis pulau dan awan. Sebuah gambar yang ceria. (more…)

Arafah Bak Padang Masyhar
November 28, 2010


Cerpen Pipiet Senja (Republika, 28 November 2010)

SETELAH tiga hari tiga malam berada di Makkah, rombongan haji pun disiapkan untuk menuju Arafah. Sejak saat ini, catatanku agak eror. Kadang kuisi, tapi lebih banyak blank-nya. Sebab, aku lebih fokus kepada kesehatan dan pelaksanaan rukun-rukun hajinya. Hampir tak ada kesempatan untuk menulis berbagai peristiwa yang kulakoni. Jadi, aku berusaha keras untuk mencatatnya di memori otakku saja. (more…)

Tikus dan Manusia
November 28, 2010


Cerpen Jakob Sumardjo (Kompas, 28 November 2010)

ENTAH bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam. (more…)